Perintah Implode dan Explode Beserta Fungsinya pada PHP

Jika anda sering berkecimprung dengan dunia PHP dalam membuat website, pasti anda tidak asing lagi dengan perintah yang sering digunakan dalam PHP, yaitu explode dan implode.

Kedua perintah ini dalam PHP merupakan perintah yang memiliki fungsi yang berlawanan (complement).

Berlawanan ? Maksudnya ?

Maksudnya begini…

Fungsi explode itu diibaratkan seperti perintah pemisah / pengurai yang menguraikan sekumpulan kata / string atau sebuah kalimat yang berdiri individu menjadi kata-kata yang memiliki nilai independensi yang nyata.


fungsi implode dan explode php


Paham maksudnya ?

Saya akan memberikan contoh sederhana saja, tetapi belum masuk ke syntax /coding nya ya…

Begini, ada sebuah kalimat yang berbunyi “Mari Belajar Pemrograman di Makin Rajin”.

Nah, kalimat tersebut kan masih berdiri sendiri, belum bisa dipisah menjadi beberapa kata.

Disinilah perintah explode digunakan.

Digunakan untuk apa ?

Digunakan untuk menguraikan satu kalimat atau 6 kata di atas tadi menjadi kumpulan elemen kata yang berdiri sendiri.

Jadinya, kalimat tersebut bisa dipisahkan menjadi seperti ini :
Mari
Belajar
Pemrograman
di
Makin
Rajin

Tidak lagi seperti ini :
Mari Belajar Pemrograman di Makin Rajin

Bukan karena cuma ganti baris saja, tetapi kedudukan tiap kata di atas sudah tidak lagi menumpang pada sebuah kalimat, namun tiap kata di atas sudah berdiri sendiri.

Jadi,  anda juga sudah mendapatkan 6 variabel di atas (6 kata di atas) yang awalnya cuma 1 variabel yaitu sebuah kalimat tadi.

Sekarang sudah mengerti kan ? Oke lanjut…

Oh iya, kedua perintah ini juga tidak lepas dari yang namanya array.

Anda tidak tahu dengan yang namanya array ? Saya sarankan anda membaca artikel di bawah ini agar anda bisa paham dengan array.


Artikel di atas ini juga menjelaskan tentang array yang dikemas dalam bahasa yang komunikatif.

Oke kembali ke topik ya…

Anda sudah tahu kan fungsi dari perintah explode dan implode ?

Kalau masih belum tahu, baca lagi artikel dari atas…

Untuk fungsi tiap perintah explode dan implode sudah saya jelaskan ya di atas...

Sekarang saya akan membahas tentang pentingnya keberadaan perintah explode dan implode.
Mengapa sih harus ada explode dan implode pada PHP ?


Ya agar data-data yang terpisah bisa digabungkan menjadi sebuah data besar, dan data-data yang besar bisa diuraikan menjadi data-data yang cukup simple dan kecil.

Agar sang pemrogram / programmer bisa lebih efektif dan efisien.

Tidak perlu mendeklarasikan variabel lagi. Hanya tinggal menguraikan sebuah kalimat menjadi banyak variabel (kata).

Paham kan ?

Sekarang saya akan memberikan contoh syntax nya.

Ini contoh syntax implode.

syntax implode


Saya akan menjelaskan dari baris pertama  sampai baris terakhir.
Kalau baris pertama itu sebagai pembuka untuk file dengan format / ekstensi .php.

Baris kedua itu untuk membuat variabel yang terdiri dari beberapa string.

Mengapa dikatakan "beberapa" ?

Karena isi dari variabel $kata sudah dipisahkan oleh tanda petik dua (“ ”).

Fungsi tanda petik dua (“ “) itu untuk menandakan kalau kata yang diapit oleh petik dua adalah string.

String dengan karakter itu berbeda lho ya...

Kalau string itu terdiri dari beberapa karakter.

Sedangkan karakter itu sebuah tipe data yang isinya hanya satu huruf saja, misal ‘A’. Kalau sebuah kata, misal “Aku” itu sudah termasuk string.

Baca : Menngenal 3 Perintah Perulangan Beserta Contoh Penulisannya

Nah, sudah tahu kan perbedaan antara string dengan karakter ?

Cara menandakan antara string dengan karakter itu juga berbeda ya...

Kalau string itu seperti tadi yang sudah saya jelaskan di atas, harus menggunakan tanda petik dua (“ “).

Tetapi, kalau karakter itu berbeda. Cara menandakan sebuah karakter itu dengan tanda petik satu (‘ ‘).

Berbeda kan ?

Gimana ? Bingung cara membedakannya ?

Begini saja.. saya punya trik agar anda tidak bingung saat ingin menandakan sebuah tipe data string atau karakter.

Kalau karakter kan hanya terdiri dari satu huruf, berarti petiknya juga satu.

Kalau string kan terdiri dari banyak huruf (karakter) ataupun angka (integer), berarti petiknya juga tidak hanya satu, namun menjadi dua.

Sedangkan baris ketiga itu memiliki peran untuk menggabungkan beberapa string yang terpisahkan oleh tanda petik dua menjadi sebuah kalimat.

Perintah implode yang membuatnya menjadi sebuah kalimat

Sedangkan tanda  strip (-) di dalam petik dua (“ “) itu berfungsi sebagai pemisah antara satu string dengan string lainnya.

Lalu, $kata adalah sebuah variabel yang memiliki beberapa string terpisah yang akan digabungkan menjadi sebuah kalimat.

Sedangkan untuk baris ke 4 itu untuk menampilkan variabel kalimat.

Misal : echo “$a”; itu berfungsi untuk menampilkan variabel a.

Ngomong ngomong, tanda $ itu digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel.

Maksudnya adalah, jika anda membuat suatu variabel, maka anda harus menyisipkan tanda $ ini di depan nama variabel yang akan anda buat.

Nah, kalau yang baris terakhir ini berfungsi sebagai penutup file.

Sudah mengerti kan ?

Sekarang, saya sarankan anda untuk mencoba implode terlebih dahulu agar tidak lupa. Anda bisa langsung mencoba syntax di atas.

Hasilnya pun seperti ini.

implode

Anda juga bisa mengganti tanda strip atau yang sering disebut glue menjadi tanda lainnya pada notepad.

Misal, diganti dengan tanda plus (+). Hasilnya pun nanti tanda strip (-) akan berubah menjadi tanda plus (+).

Baca :Ingin Belajar Web Design / Web Programming ? Kuasai 5 Hal Ini

Sekarang saya akan menjelaskan perintah explode.

Saya akan memberikan syntax nya terlebih dahulu.

syntax explode


Baris pertama dan terakhir sudah saya jelaskan sebelumnya di perintah implode.

Kalau baris kedua itu untuk membuat variabel yang bernama delimiter (pemisah).

Fungsinya ya untuk memisahkan $kalimat.

Berbeda dengan implode, untuk variabel delimiter ini (kalau di implode dinamakan glue) tidak boleh diisi dengan sembarang karakter.

Harus diisi dengan spasi. Tidak boleh hanya kosong.

Anda tidak percaya ? Buktikan saja...

Untuk baris ketiga, itu merupakan proses pembuatan variabel bernama kalimat yang berisi “Belajar Pemrograman di Makin rajin” yang akan dipisahkan dengan perintah explode yang ada di baris selanjutnya.

Nah, di baris ke empat inilah proses penguraian isi variabel kalimat dengan menggunakan perintah explode.

Di baris ini, saya membuat variabel dengan nama “kata” yang berfungsi untuk menampung hasil uraian dari variabel kata yang dilakukan oleh explode.

Mengapa ada $delimiter di baris keempat ?

Di baris keempat, kita memanggil $delimiter, sama saja kita memanggil spasi.

Karena $delimiter itu berisi satu spasi dan harus satu spasi.

Sebenarnya bisa juga sih kalau kita mengganti tulisan $dleimiter dengan spasi. Hasilnya pun sama.

Nah, untuk baris ke 5 sampai ke sembilan, itu pemanggilan variabel kata berdasarkan urutan array (Array itu memiliki nilai awal 0, tetapi bisa juga diubah nilai awalnya menjadi 1 ataupun yang lainnya).

Echo “$kata[0]”; itu berarti memanggil $kata dengan urutan array pertama, yang berisi kata “Belajar”.

Ini hasilnya.

hasil explode


Mungkin sekian dari saya, semoga bisa membantu ya. Implode dan explode itu perintah yang berlawanan

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »