Kisah Bill Gates Dalam Mendirikan Microsoft. Perlu Dicontoh Semangatnya

Microsoft merupakan perusahaan teknologi yang cukup besar dan terkenal hingga saat ini. Pendiri perusahaan ini yaitu William Gates III atau yang sering disebut Bill Gates.

Bill Gates memiliki ayah yang bernama William Gates II dan ibu yang bernama Marry Maxwell Gates. William Gates II merupakan seorang pengacara yang handal dalam kantornya.

Sedangkan ibunya, Maxwell merupakan seorang anggota dewan direktur Birst Interstate BancSystem. Ayah dari Maxwell adalah presiden di sebuah Bank Nasional di Washington.

Ayah dari William Gates II, atau yang sering disebut William Gates I merupakan pengusaha sukses yang memiliki perusahaan yang sangat ternama di daerahnya.

bill gates


Kelahiran Bill Gates

Suatu hari, lahirlah William Gates III, yang sekarang dikenal dengan sebutan Bill Gates. Bill Gates juga memiliki seorang kakak yang bernama Kristianne.

Nah, Bill Gates ini merupakan orang yang sangat cerdas dan bisa dibilang jenius. Dia juga memiliki karakter yang baik dan murah senyum.

Namun, Gates kurang mau bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini membuat Gates II dan Maxwell khawatir dan membawanya ke pskiater. Namun, hal itu tidak ada gunanya. Mbah Gates tetap menjadi anak yang susah bersosialisasi.

Orang tuanya pun heran dan yakin suatu saat anaknya pasti menjadi orang yang sangat sukses di bidangnya.


Saat Bill Gates dipindahkan ke Lakeside School

Orang tuanya pun memindahkan Gates ke sekolah pria yang cukup elit di Seattle yang mungkin isinya orang-orang yang jenius. Sekolah ini biasa disebut Lakeside School.

Saat sekolah, Gates sangat menyukai pelajaran matematika dan dalam sekali penjelasan pun ia bisa langsung melahap materi pelajaran. Sampai-sampai sekolah bingung cara mengikuti Gates karena terlalu cepat menyerap pelajaran.

Beberapa tahun sekolah di sana, Gates pun sangat senang dengan sebuah komputer yang telah dibeli oleh pihak sekolah.

Sejak ada komputer, Bill Gates selalu menghabiskan waktunya untuk bermain dan berkecimprung di dunia komputer. Kata "bermain" di sini bukan seperti bermain game yang dilakukan oleh anak-anak pada umumnya ya.

Namun, "bermain" di sini diartikan sebagai menekuni bahasa BASIC yang sekarang lebih dikenal sebagai bahasa pemrograman.

Baca : Kuasai 6 Hal Ini Untuk Meningkatkan Kemampuan Programming Anda Hingga 80%


Saat Gates Bertemu Rekan Seperjuangannya

Bill Gates tidak sendirian dalam mengoprek sebuah benda yang sangat amat ajaib pada masa itu. Namun, Gates ditemani oleh temannya yang bernama Paul Allen. 

Pertemuan Gates dengan Allen itu karena ada kerjasama di antara mereka untuk membangun sebuah aplikasi besar.

Mereka pun melakukan hal gila di dalam komputer tersebut, seperti mereka menerobos sistem (hacking) yang dimiliki oleh Lakeside, sekolahnya sendiri.

Gates mengotak-atik posisi siswa saat kenaikan kelas. Gates mengubah tempatnya di kelas yang banyak cewek-cewek cantiknya. Saat kenaikan kelas, hal tersebut pun terwujud. Alangkah senangnya Gates.

Namun, Gates merasa kesepian karena ditinggal Allen. Allen sudah lulus dari Lakeside saat Gates naik kelas 3. 

Mereka berharap bisa bertemu lagi dan menjalankan aksi gilanya itu.

Dan harapan mereka menjadi kenyataan. Mereka dipertemukan lagi di Universitas Harvard karena Gates sekolah di sana, namun Gates mengambil jurusan hukum.

Gates lulus dari Lakeside School dengan nilai yang sangat bagus. Makanya dia bisa diterima di Universitas Harvard.

Tetapi, selama di Harvard, Gates menghabiskan banyak waktunya di depan komputer dan melakukan hal yang sama dengan Allen. 

Walaupun Allen tidak kuliah di Harvard, namun Allen juga boleh menggunakan komputer di Universitas Harvard asalkan ada mahasiswa Harvard yang mendampinginya.

Suatu hari, Allen terkejut dengan penemuan baru dari MITS. Allen pun memberitahu Gates soal penemuan besar ini. MITS mengatakan bahwa ia membutuhkan sistem operasi.

Mengetahui hal itu, mereka punya rencana untuk menghubungi pihak MITS. Mereka pun menghubunginya dan berkata bahwa mereka telah membuat sistem operasi, padahal mereka belum merancang sama sekali.

Mendengar hal itu, pihak MITS tidak percaya. Pasalnya, sebelum Gates, banyak yang mengaku seperti itu.

MITS pun menantang Gates dan Allen untuk membawa rancangannya ke MITS. Gates dan Allen pun membanting tulang untuk menyelesaikan sistem operasi. Tak kenal siang, tak kenal malam, mereka tetap bekerja dengan semangat.

Baca Juga : Kisah Steve Jobs Dalam Mendirikan Apple

Akhirnya mereka pun bisa menyelesaikan pembuatan sistem operasi. Mereka membuat sistem operasi yang dikenal dengan nama "Ms-DOS". Ini merupakan aplikasi pertama karya Gates dan Allen.

Lalu Allen membawa MS-DOS ke Albuquerque sendirian, karena Gates harus menyelesaikan berbagai urusan.

Walhasil, produk karya Gates dan Allen ternyata cocok untuk dipasang di MITS. Kemudian, MITS menjual MS-DOS ke seluruh dunia. Kemudian, Gates dan Allen membuat perusahaan yang dinamai Micro-soft. Lalu, satu tahun kemudian mereka mengganti namanya menjadi Microsoft agar mudah diingat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »